Minggu, 12 September 2010

Flaw

Istilah flaw atau celah biasanya dikenal pada dunia software. Celah ini terjadi karena 2 hal yaitu akibat kesalahan pemprograman atau sengaja dibuat oleh programmer.

Contoh flaw yang sering ditemui biasanya terdapat pada software game, baik game untuk komputer maupun game untuk console (Playstation, Nintendo, XBox). Biasanya programmer sengaja membuat flaw agar game dapat dimainkan lebih mudah dan hal ini dikenal dengan nama cheat code.

Dengan menekan tombol tertentu sesuai cheat code tersebut, maka game akan menjadi sangat mudah untuk dimainkan. Peluru tidak ada habisnya, kena tembak tidak terluka, bisa berjalan menembus tembok, dan lain sebagainya. Dalam dunia game, flaw tersebut sengaja diciptakan agar mudah melakukan uji coba apakah game sudah berjalan dengan baik.

Setelah bertahun-tahun menggeluti forex, saya menyadari ternyata flaw juga terjadi di dunia forex.

Flaw di forex biasanya terjadi pada 2 hal yaitu pada backtest dan forward test.

Contoh flaw forward test adalah berikut:



Fantastis sekali bukan?

Flaw pada forward test hanya dapat dilakukan pada demo account broker tertentu (yang biasanya broker tidak jelas), tetapi jangan harap flaw tersebut dapat terjadi pada live account.

Contoh flaw backtest adalah berikut:



Pada umumnya flaw pada backtest ataupun pada forward test ditemukan secara tidak sengaja. Nah, flaw tersebut menjadikan robot seolah-olah hebat kinerjanya, padahal belum tentu pada live account sehebat itu.

Beberapa hari yang lalu, saya kaget sendiri melihat hasil backtest robot yang sedang diperbaiki:







Diatas adalah hasil backtest 1 bulan dan 6 bulan, yang membuat terkejut bukan jumlah profitnya, tetapi akurasinya. Selama ini akurasi (% Profit Trades) hanya berkisar 70% s.d. 75%, baru kali ini mampu mencapai 90% s.d. 100%.

Dalam pembuatan robot, cara untuk meningkatkan akurasi hanya ada 2 yaitu tidak menggunakan stop loss atau menggunakan stop loss dengan nilai yang sangat tinggi. Stop loss yang digunakan pada robot diatas sangat minimal, hanya 15 pip, tetapi akurasi mampu mencapai diatas 90%.

Mulai besok akan dilakukan uji coba forward test robot diatas, semoga saja hal ini bukan hanya sekedar backtest flaw dan memang benar akurasinya sangat baik.

Forward pada EURUSD DAN GBPUSD yang telah berjalan selama seminggu juga akan dipertahankan.







Robot diatas menggunakan 20% balance, sehingga bila profit akan besar tetapi loss pun juga besar. Hal ini sengaja dilakukan untuk menguji akurasinya, semoga saja mampu bertahan 5 minggu forward test.

5 buah VPS akan digunakan menguji robot dengan berbagai setting dan seluruhnya difokuskan pada EURUSD. Bila 3 minggu forward test hasilnya baik, maka akan digunakan pada live account.

Penggunaan 5 VPS untuk menguji banyak robot sekaligus perlu dilakukan karena hasil backtest tidaklah valid.

Dari pengalaman membuat robot selama ini, hasil backtest memiliki deviasi yang sangat besar dengan hasil forward test. Backtest dengan hasil yang fantastis, seringkali terjadi kebalikannya pada forward test. Oleh karenanya, saya tidak pernah yakin dengan hasil backtest, yang saya yakini hanyalah hasil forward test.

Bila forward test baik, maka deviasi antara forward test dengan live account tidak begitu besar. Oleh karenanya, lebih baik melakukan banyak forward test daripada melakukan banyak backtest. Dari hasil forward itulah, bila masih ada kesalahan, baru dilakukan perbaikan.

Kita lihat saja hasil forward pada minggu depan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar