Sabtu, 27 Agustus 2011

Swap Rate #2

Pak Ary,

Trims atas balasannya.

Walaupun sampai sekarang saya masih penasaran kenapa broker menerapkan 3x lipat untuk Swap Rate pada hari rabu ke kamis, tapi saya akan coba untuk menerima hal tersebut sebagai aturan baku.

Regards,
Aras




Pak Aras,

Seperti ditulis pada artikel sebelumnya, aturan baku yang berlaku dalam forex trading adalah swap rate dikenakan bila posisi trade dibiarkan terbuka melewati jam 00:00 GMT. Jumlah biaya swap rate yang harus ditanggung hanya sebesar 1 kali lipat saja, terkecuali pada hari Rabu dimana yang harus ditanggung adalah sebesar 3 kali lipat.

Pada hari lain selain Rabu, nilai swap yang dibebankan hanyalah sebesar swap pada hari tersebut saja. Sebagai contoh, trade dilakukan pada Senin malam dan dibiarkan terbuka sampai hari Rabu pagi (2 hari terbuka). Maka jumlah biaya swap yang ditanggung hanyalah sebesar 2 kali yaitu swap untuk pergantian hari Senin menuju Selasa dan pergantian Selasa menuju Rabu.

Akan tetapi bila trade dilakukan pada hari Rabu dan dibiarkan terbuka sampai hari Kamis (1 hari), maka biaya swap yang harus ditanggung adalah swap untuk hari Rabu, Sabtu, dan Minggu (3 hari). Akibat aturan ini, biaya swap yang harus dibayar menjadi sebesar 3 kali lipat, meskipun faktanya open trade tersebut hanya terbuka 1 hari saja.

Alasan diberlakukan aturan ini adalah dikarenakan pada hari Sabtu dan Minggu seluruh bank tutup. Dengan pertimbangan tersebut maka pengenaan swap untuk hari Sabtu Minggu, baru dikenakan pada hari Rabu.

Akan tetapi bila yang menjadi pertimbangan adalah alasan tersebut, maka akan timbul pertanyaan kenapa swap Sabtu Minggu tidak dikenakan saja pada hari Selasa? Toh meskipun terjadi perbedaan waktu, sudah dapat dipastikan bahwa bank-bank di seluruh penjuru dunia telah sepenuhnya beroperasi pada hari Selasa. Tetapi kenapa harus dikenakan pada hari Rabu?

Dari logika diatas, dapat diambil asumsi bahwa hari Rabu adalah hari tersibuk dalam forex trading. Mungkin dari pengamatan para broker, pada hari Rabu ini sepertinya banyak trader yang melakukan trading. Sehingga tidak seperti hari-hari lain, pada hari Rabu ini perputaran uang dalam forex trading sangat besar dan banyak trader yang membiarkan posisinya terbuka sampai Kamis atau bahkan sampai dengan Jumat.

Sehingga dari hasil pengamatan ini, akhirnya para broker kemudian membuat kesepakatan bahwa lebih menguntungkan apabila biaya swap dikenakan pada hari Rabu dan bukan pada hari lain. Akibatnya, dari kesepakatan para broker tersebut akhirnya terbentuk aturan baku yang kita kenal saat ini yaitu tiap hari Rabu maka swap rate yang harus dibayar menjadi 3 kali lipat lebih mahal daripada hari-hari lain.

Meskipun swap rate ini memiliki 2 nilai yaitu positif dan negatif. Dimana bila nilainya positif maka akan diterima tambahan profit dari hasil swap dan sebaliknya bila bernilai negatif maka profit akan berkurang untuk membayar biaya swap.

Akan tetapi bila diperhatikan secara detil tabel swap rate broker GoMarkets dibawah ini, terlihat bahwa yang bernilai negatif selalu lebih besar daripada yang bernilai positif. Terlihat bahwa rata-rata nilai negatif adalah 2 kali lipat nilai positif.

Sebagai contoh, swap rate untuk EURUSD yaitu 0.34281 dan -0.63664. Terlihat bahwa swap yang harus dibayar (nilai negatif) adalah 2 kali lipat daripada yang diterima (nilai positif). Bahkan terdapat beberapa pair yang tidak memiliki nilai positif sama sekali, seperti USDCHF, USDCAD, GBPCAD, dan USDSGD.

Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa pembayaran swap bukanlah berasal dari kantong broker, tetapi dari sesama trader.

Misalnya, si A membuka posisi EURUUSD Buy (Long) sejumlah 10 lot dan dibiarkan terbuka selama 1 hari. Akibat hal ini, maka si A ini berhak menerima swap sebesar $34 (0.34281 x 10 lot x $10).

Sedangkan si B pada hari yang sama membuka posisi Sell (Short) sejumlah 10 lot dan dibiarkan terbuka selama 1 hari. Maka si B harus membayar beban swap sebesar $63 (-0.63664 x 10 lot x $10).

Dari ilustrasi diatas terlihat jelas bahwa yang membayar swap si A asalnya bukan dari kantong broker, tetapi berasal dari si B. Bahkan dari swap ini, broker masih menerima keuntungan sebesar $29 ($63 - $34).

Oleh karenanya, seringkali disebut bahwa trading pada dasarnya adalah Zero Sum Game. Hal ini dikarenakan profit yang kita terima tidak berasal dari manapun tetapi berasal dari kantong sesama trader yang mengalami loss. Meskipun Zero Sum Game, tetapi yang selalu diuntungkan adalah broker dikarenakan menerima spread dan swap dari para trader.

Oleh karena itu selalu dikatakan bahwa tidak pernah ada broker yang merugi, selalu untung :) Sama halnya dalam perjudian, tidak ada bandar yang rugi, selalu untung.

Perihal swap rate menjadi 3 kali lipat pada hari Rabu pun, masih jarang trader yang paham perihal hal ini.

Coba saja perhatikan forum atau milis forex di internet, kebanyakan menyarankan agar tidak membiarkan posisi terbuka pada Jumat malam untuk menghindari mahalnya swap rate bila posisi tersebut dibiarkan terbuka sampai hari Senin.

Padahal anggapan tersebut salah, justru membiarkan posisi terbuka dari hari Jumat sampai hari Senin, terbukti lebih murah daripada membiarkan posisi terbuka di hari Rabu. Biaya swap yang harus dibayar untuk Jumat menuju Senin hanyalah 1 kali lipat dibandingkan bila membuka posisi dari hari Rabu menuju Kamis yang jumlahnya 3 kali lipat.

Yang apes adalah trader yang tidak tahu aturan baku ini, yang membiarkan posisinya terbuka pada hari Rabu malam dan ditambah dalam kondisi loss. Bukannya loss-nya bertambah kecil tetapi menjadi makin besar dikarenakan harus menanggung swap 3 kali lipat :)

Semoga artikel perihal swap rate ini dapat menambah wawasan pembaca blog ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar