Minggu, 21 Agustus 2011

Swap Rate

Pak Ary,

Beberapa waktu lalu, kira-kira tepatnya akhir bulan Juni saya mengajukan permohonan untuk melakukan demo account di Go Markets.

Walaupun pada akhirnya demo account tersebut malah hampir tidak pernah saya gunakan, tapi pelayanan yang mereka berikan benar-benar bonafide sekali. Sesekali Sales Marketing mereka menelpon saya, wah... Englishnya agak sulit didengarkan karena berbeda aksen dan intonasi. :)

Saya ingin mencoba kembali demo account sekaligus 'mengakrabkan' diri dengan market yang menggunakan 5-digits tersebut. Namun ada yang ingin saya tanyakan ke Pak Ary tentang Swap Rate yang dikenakan dan kebijakannya pada Go Markets terutama 'tarif' yang dikenakan 3x lipat pada hari tertentu tersebut.

Pada halaman http://www.gomarketsaus.com/what-is-forex/swap-rollover-rates/ dijelaskan melalui tabel daftar jumlah Swap, namun yang saya bingung bagaimana formulasinya untuk diterapkan saat trading. Untuk itu mohon bantuannya untuk menjelaskan tentang hal teknis tersebut. Terima kasih banyak, Pak.

Regards,
Aras




Pak Aras,

Swap rate adalah semacam biaya bunga yang dikenakan oleh broker apabila posisi trading melewati 1 hari. Perhitungan 1 hari bukanlah didasarkan pada berapa lama posisi trading terbuka tetapi didasarkan pada jam GMT yaitu apakah melewati jam 00:00 GMT (sekitar jam 04:00 - 05:00 WIB) atau tidak.

Sebagai contoh bila membuka buah 2 posisi, misalnya yang pertama dibuka jam 18:00 WIB dan yang kedua dibuka jam 03:00 WIB maka begitu jam 00:00 GMT terlewati (sekitar jam 4 pagi WIB bila tidak Daylight Saving atau jam 5 pagi bila US sedang Daylight Saving), maka kedua posisi tersebut masing-masing dikenakan swap rate yang sama. Meskipun kedua posisi tersebut berbeda waktu open trade-nya, tetapi swap rate-nya sama dikarenakan keduanya telah melewati jam 00:00 GMT.

Oleh karenanya untuk mengatasi hal tersebut, jangan pernah melakukan trading bila jam sudah mendekati 00:00 GMT. Apabila swap rate-nya minus, lebih hemat menunggu sampai jam tersebut terlewati dan kemudian baru melakukan trading agar terhindar dari biaya swap rate. Meskipun open trade yang terjadi baru 5 menit (misal melakukan trading jam 03:55 WIB) tetapi apabila 5 menit kemudian GMT terlewati maka akan tetap dikenakan swap rate.

Besar kecil swap rate berbeda-beda tiap pair yang mana pada tiap broker pada umumnya memberikan tabel perhitungan. Seperti terlihat dibawah ini adalah tabel perhitungan swap rate pada broker GoMarkets:



Seperti terlihat pada tabel diatas, tiap pair berbeda-beda nilai swap rate-nya. Broker GoMarkets memberlakukan swap rate untuk pair EURUD sebesar 0.34281 pip (Long) dan -0.63664 pip (Short).

Perhatikan bahwa untuk Long tandanya adalah positif, sedangkan untuk Short tandanya adalah negatif. Artinya bila melakukan Buy (Long) maka oleh GoMarkets akan diberikan tambahan sebesar 0.34281 pip, sedangkan bila melakukan Sell (Short) maka harus membayar -0.63664 pip.

Agar lebih mudah dipahami, misalnya melakukan entry dengan jumlah lot sebesar 1 lot dan saat jam 00:00 GMT entry tersebut telah floating profit sebesar $100 (belum close / exit).

Oleh karena yang dilakukan adalah Buy dan nilai swap rate-nya positif maka floating profit berubah menjadi sebesar $103,42 karena adanya penambahan swap rate senilai $3,42 (0.34281 x $10 per pip).

Sebaliknya apabila entry yang dilakukan adalah Sell yang nilai swap rate-nya adalah negatif maka floating profit akan menjadi $93,64 dikarenakan adanya beban swap rate sebesar -$6,36 (-0.63664 x $10).

Agar dapat lebih jelas, berikut dibawah ini overnight trading yang dilakukan pada hari Senin kemarin:



Entry Sell dilakukan sebanyak 4 lot dimana tiap lot-nya dikenakan swap rate sebesar -$6,36 (-0.63664 x $10).

Nah, dari gambaran diatas tentunya kemudian timbul ide, kenapa harus repot-repot menentukan arah trend kemana. Toh kita juga bisa dapat uang dari swap rate. Sepanjang yang dilakukan adalah Buy di EURUSD atau di pair apapun yang nilai swap rate-nya positif tentunya akan mendapat tambahan profit dari hasil swap rate.

Kenapa tidak kita "mainkan" saja swap rate tersebut sehingga profit yang diperoleh bukan dari penentuan arah trend tetapi diperoleh dari swap rate?

Yang pasti, broker tidaklah sebodoh itu. Mereka telah memperhitungkan dengan teliti dan hasil akhir perhitungan tersebut tentunya akan selalu menguntungkan broker :)

Profit atau Loss dalam trading terdiri dari 3 komponen, yaitu:
- Spread
- Nilai Pip (bila searah atau berlawanan dengan arah Trend)
- Swap Rate (bila posisi lebih dari 00:00 GMT - Over Night)

Agar dapat menjadi lebih mudah, asumsikan bila trend tidak kemana-mana dan diam ditempat (meskipun tidak mungkin terjadi :) ) sehingga Nilai Pip sebesar 0. Spread EURUSD diasumsikan sebesar 0.5 pip atau $5 (meskipun jarang broker yang mampu memberikan sampai serendah ini, rata-rata berkisar 1 pip).

Dari asumsi-asumsi diatas, bayangkan kalau dilakukan entry yang swap rate-nya positif yaitu dilakukan entry Over Night Buy sehingga diperoleh swap rate senilai $3,42 (0.34281 x $10 per pip).

Hasil akhirnya tetap saja minus, meskipun diperoleh swap sebesar $3,42 tetapi bila dikurangi spread sebesar $5 (0.5 pip x $10) maka hasilnya minus $1,58.

Saat awal belajar trading dahulu, saya sering mendengar bahwa profit trading forex dapat diperoleh dari hasil swap rate tanpa kita peduli dengan arah trend. Jujur saja, sampai hari ini saya tidak paham bagaimana caranya ya?

Karena bila dihitung dengan perhitungan diatas, hasilnya tetap saja rugi. Jangan-jangan teori tersebut salah :)

Perihal pertanyaan Pak Aras, mengapa terjadi pengenaan 3x lipat pada hari tertentu?

Penjelasan dari website GoMarkets memberitahukan bahwa pengenaan 3x lipat tersebut dilakukan pada perpindahan hari Rabu ke hari Kamis. Hal ini dikarenakan pada hari tersebut dihitung seolah-olah terjadi perpindahan dari hari Jumat ke hari Senin.

Kenapa baru pada hari Rabu dihitung perpindahan hari tersebut? Kenapa tidak dihitung saja pada hari Jumat s.d. Senin? Wah, saya juga tidak tahu kenapa :) Tetapi begitulah aturan baku di dunia forex trading ini.

Mungkin dikarenakan bila posisi terbuka pada hari Jumat s.d. hari Senin, sama sekali tidak dihitung swap 3 hari. Tetapi penghitungan baru dilakukan pada hari Rabu. Karena pada hari Rabu dianggap sebagai Jumat dan hari Kamis dianggap sebagai hari Senin.

Dengan asumsi tersebut, tentunya tidak masalah bila melakukan overnight pada hari Jumat s.d. Senin dikarenakan swap rate hanya dihitung sehari. Tetapi jangan pernah lakukan overnight pada hari Rabu, karena akan dihitung 3 hari atau 3 kali lipat.

Mungkin inilah yang dimaksud dengan teori mendapatkan profit dari swap rate. Yaitu bila melakukan entry pada hari Rabu dimana swap rate-nya 3 kali lipat.

Mari kita buktikan bersama.

Bila dihitung ulang contoh diatas, nilai swap rate menjadi sebesar $10,28 (0.34281 pip x $10 x 3). Sehingga apabila dikurangi dengan spread $5 (0.5 pip x $10), maka hasilnya adalah laba sebesar $5,28 per lot-nya (atau 0.528 pip per lot).

Perhitungan diatas dengan asumsi Nilai Pip arah trend tetap. Tetapi tentunya hal tersebut tidak mungkin, Nilai Pip arah trend selalu berubah-ubah. Bila entry searah dengan trend maka Nilai Pip akan positif, begitupun sebaliknya.

Oleh karenanya tetap saja teori mendapatkan profit dari swap tidak dapat saya pahami. Hal ini dikarenakan apabila entry tidak sesuai dengan arah trend maka profit swap akan tergerus oleh loss Nilai Pip.

Profit atau loss sangatlah ditentukan dari Nilai Pip arah trend, bukan dari swap rate.

Seandainya dilakukan hedging pun, tetap saja hasilnya merugi. Hal ini dikarenakan untuk dapat melakukan hedging maka diperlukan dibuka 2 entry yang berlawanan arah. Entry Buy dan Sell dibuka bersamaan, yang artinya biaya spread yang dibayar adalah sebanyak 2 kali lipat.

Entry Buy akan mendapat profit swap sebesar $10,28 (0.34281 pip x $10 x 3) dan entry Sell akan loss sebesar -$19,09 (-0.63664 x $10 x 3). Sehingga yang terjadi adalah loss sebesar $18,81 ($10,28 + -$19,09 + -(0.5 pip spread x 2 x $10))

Ehm, sekarang tambah lebih yakin kalau teori profit dari swap rate adalah teori yang salah :)

Perhitungan-perhitungan diatas membuktikan bahwa tidak mungkin mendapatkan profit dari swap rate. Sehingga disimpulkan bahwa untuk memperoleh profit, satu-satunya jalan adalah Nilai Pip arah trend yang harus positif nilainya dimana besarnya harus melebihi swap rate ditambah spread.

Oleh karenanya penentuan arah trend adalah hal yang paling utama dalam melakukan trading. Bila keahlian penentuan arah trend telah diperoleh, maka Nilai Pip arah trend akan selalu positif.

Semoga artikel ini dapat membuat Pak Aras terbantu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar