Sabtu, 11 Desember 2010

2 Weeks Live Review

Uji coba robot selama 2 minggu di live account hasilnya menggembirakan, robot (EURUSD,W4.16) mampu tetap profit dan tidak pernah loss.




Selama 2 minggu robot melakukan 2 kali trade, menghasilkan profit 64,7 pip (USD 321,74) di live account dan 64,6 pip (USD 321,16) di demo account. Keduanya sama-sama menggunakan hanya 5% dari total balance untuk trading. Dari hasil tersebut, terlihat bahwa antara live dan demo sama saja karena perolehan profit hanya berbeda 0,1 pip (USD 0,58).

Tetapi bila dilihat Open Trades saat ini, ternyata demo dan live account berbeda. Saat ini di live account tidak ada trade yang terbuka, tetapi justru di demo account terdapat 1 Sell trade dengan floating loss 109,7 pip. Kemudian di demo account lain yang telah berjalan 2 bulan, terdapat juga 1 Sell trade dengan floating loss 31,2 pip.





Perhatikan saja 2 demo account di atas, keduanya sama-sama demo account, menggunakan robot yang sama, dan berada di VPS yang sama, tetapi kenapa pada salah satu demo account terdapat open trades dengan floating loss 109,7 pip dan account demo lainnya floating loss 31,2.

Wah, sesama account demo saja berbeda... :)

Perbedaan ini tidak hanya dialami oleh robot ini saja. Salah satu the best robot (EURUSD,W5.12) juga diuji menggunakan live account lain selama 2 minggu berbarengan dengan uji coba live diatas. Hasilnya adalah sebagai berikut:




Live account mengalami loss 198,7 pip (USD 486,97). Sedangkan demo account, yang menggunakan robot sama, justru memperoleh profit 63,9 pip (USD 154,36). Jumlah trade pun berbeda, live melakukan 9 trade sedangkan demo hanya 7 trade.

Padahal VPS yang digunakan untuk live maupun demo account sama. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa perbedaan bukan di sisi client (VPS tempat robot berada) tetapi dari server broker.

Kesimpulan yang dapat ditarik dari hal ini, data feed di server demo dan live berbeda. Perbedaan bukan hanya adanya jeda waktu tetapi juga terdapat perbedaan pergerakan price.

Perlu diketahui bahwa robot bekerja berdasarkan indikator. Bila kriteria indikator telah terpenuhi, maka robot akan melakukan entry atau exit. Kriteria indikator terbentuk dari hasil kalkulasi pergerakan price (Open High Low Close - OHLC).

Sehingga apabila data feed OHLC salah, otomatis perhitungan kriteria entry exit pun akan salah. Seharusnya belum saatnya entry, tetapi karena hasil perhitungan OHLC mengatakan harus entry, maka robot akan melakukan entry (padahal salah).

Perbedaan data feed OHLC di server live dan demo inilah yang menyebabkan live account melakukan 9 kali entry, sedangkan di demo server hanya 7 kali entry.

Ehm... agak rumit bukan :)

Intinya sederhana, jangan pernah berharap sebuah robot yang kinerjanya baik di demo account kemudian memiliki kinerja baik juga di live account.

Perbedaan data feed OHLC inilah yang membuat tidak ada kepastian.

Dari hal ini dapat disimpulkan juga bahwa sebuah robot yang kinerjanya baik di satu live account, belum tentu akan memberikan kinerja yang baik di live account yang lain, apabila server yang digunakan berbeda.

Jangan anggap bahwa sebuah broker hanya memiliki 1 live account server. Semakin besar sebuah broker dan semakin banyak jumlah client-nya, maka semakin banyak juga server yang dibutuhkan.

Sebagai contoh, saat ini kami memiliki 2 buah live account dimana alamat server-nya PRD15METADC51 dan PRD15METADC21. Dari alamat tersebut terlihat jelas bahwa terdapat perbedaan server, sehingga otomatis data feed pun akan berbeda, meskipun VPS dan robot yang digunakan sama.

Kembali ke hasil live test diatas, robot EURUSD,W4.16 menunjukkan bahwa data feed di live server lebih baik daripada demo server. Sinyal palsu minimal sehingga live account mampu meraih profit dan tidak melakukan salah entry seperti halnya demo account yang saat ini terdapat sell entry dengan floating loss 109,7 pip.

Sebaliknya, robot EURUSD,W5.12 menunjukkan bahwa data feed di demo account lebih baik daripada di live account. Inilah yang menyebabkan loss terjadi di live account, padahal di demo account justru profit.

Oleh karenanya, mulai minggu ini di live account tersebut akan digunakan the best robot lain, yaitu EURUSD,W5.22. Semoga saja robot ini dapat memfilter data feed palsu sehingga mampu membuat live account meraih profit.

Kesimpulan yang diperoleh, jangan pernah yakin dengan robot, meskipun terbukti telah memiliki kinerja baik di demo atau di live account lain.

Perbedaan data feed akan berpengaruh, sehingga bisa saja di satu live account lain menghasilkan profit tetapi di live account Anda justru loss karena live server yang digunakan berbeda :)

Padahal robot yang digunakan adalah robot yang telah terbukti bekerja baik selama 2 bulan forward test di demo account. Bayangkan bila yang digunakan adalah robot yang hanya bermodalkan hasil backtest seperti yang banyak dijual di internet, bagaimana jadinya?

Cara untuk mengamankan perbedaan data feed ini, gunakan lot kecil dahulu di live account sebagai uji coba, minimal selama 2 minggu. Apabila selama 2 minggu menunjukkan hasil yang baik, baru gunakan full power.

Oleh karena robot EURUSD,W4.16 rata-rata hanya seminggu sekali melakukan trade, kita lihat saja bagaimana kinerja robot ini 2 minggu ke depan, semoga saja tetap baik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar