Sabtu, 30 Oktober 2010

Manual Trading (Part 2)

Manual trading yang dilakukan kemarin, entry masih dilakukan secara manual dan exit akan dilakukan oleh robot (expert advisor).

Dalam trading, crucial point adalah pada saat entry.

Bila entry benar, maka stop loss tidak akan pernah tersentuh dan equity akan langsung bertambah dari hasil profit yang diperoleh. Dengan dasar pertimbangan tersebut dan juga untuk menguji akurasi trading rules, entry akan dilakukan secara manual selama 2 minggu ke depan.

Waktu selama 2 minggu diperlukan untuk menguji apakah trading rules telah mengakomodasi seluruh kondisi market atau belum. Bila selama 2 minggu ke depan, trading manual tetap bertahan profitable (lebih banyak profit daripada loss), maka yang dilakukan kemudian adalah menanamkan trading rules tersebut ke dalam program robot.

Sedangkan untuk exit, sejak awal harus dilakukan oleh robot. Pertimbangannya, karena yang dilakukan adalah trend trading dimana perjalanan trend sampai titik puncak biasanya memerlukan waktu berjam-jam bahkan berhari-hari, tentunya lebih efisien bila untuk exit dilakukan secara otomatis oleh robot.

Dengan demikian, tidak perlu duduk berjam-jam menunggu di depan monitor. Exit akan terjadi secara otomatis karena 2 hal, yaitu stop loss tersentuh atau robot melakukan automatic exit dengan profit.

Begitulah rencana yang dibuat kemarin.

Robot untuk automatic exit pun sudah dibuat, tetapi sayangnya karena terdapat sedikit kesalahan program, robot tidak berjalan dengan semestinya.

Berikut hasil trading yang dilakukan kemarin :





Kemarin yang dilakukan adalah SELL karena trend mengarah ke bawah, seharusnya begitu trend berubah kembali menuju ke atas, robot secara otomatis akan melakukan exit dengan mengaktifkan trailling stop untuk menjaga profit.

Akan tetapi yang terjadi kemarin, justru trailing stop tidak bergerak ke bawah menjaga profit yang telah diperoleh, tetapi tertahan di break even. Akibatnya, exit dilakukan pada break even dengan profit minimal :(

Untungnya ini masih demo account, coba kalau di live account milik investor, wah... bisa-bisa diomelin :)

Bila diperhatikan hasil trading diatas, lot yang digunakan jumlahnya sangat besar. Hal ini memang disengaja, dengan tujuan untuk menguji akurasi exit.

Dengan penggunaan lot besar, free margin menjadi sangat minimal (biasanya saya lakukan sampai margin level sekitar 180% - 200%). Sehingga bila harga berlawanan arah dengan beda yang sangat besar dibandingkan entry price, maka timbul resiko free margin tidak mencukupi.

Nah... bila free margin sampai 0, maka seluruh transaksi secara otomatis akan ditutup oleh broker (Stop Out) karena terkena margin call, meskipun masih belum menyentuh stop loss.

Satu-satunya cara menghindari terkena margin call hanyalah dengan menggunakan entry yang sangat presisi dimana harga harus segera bergerak searah dengan entry price agar free margin tetap terjaga.

Oleh karenanya, dalam live account penggunaan lot besar dihindari karena sangat beresiko, begitu terkena stop out maka kerugian akan sangat besar (meskipun stop loss tidak tersentuh), padahal mungkin saja setelahnya harga akan bergerak searah dengan entry price dan menghasilkan profit.

Karena itu, bila Anda sering membaca forum atau artikel perihal trading forex, selalu disarankan pentingnya money management. Karena sangat jarang trader yang dapat melakukan entry sangat presisi dan memiliki akurasi yang sangat tinggi. Oleh karenanya money management sangat dipentingkan.

Karena dengan money management yang baik, loss 10x berturut-turut pun tidak menjadi masalah, asalkan modal belum habis dan setelahnya dapat menghasilkan profit yang nilainya melebihi nilai loss sebelumnya.

Tetapi karena tujuan manual trading saat ini adalah untuk melakukan uji coba akurasi, ya gunakan saja lot besar. Toh masih dilakukan di demo account yang tidak beresiko apapun.

Setelah exit hanya dengan break even gara-gara robot tidak bekerja semestinya, entry dilakukan kembali dengan lot besar, tapi kali ini dilakukan BUY karena trend berbalik menuju ke atas.

Berikut hasil trading yang terhenti karena market libur:





Panah kuning menunjukkan tempat dimana seharusnya robot melakukan exit. Akibat exit terlambat menjadikan entry BUY terlambat juga. Tetapi meskipun sedikit terlambat, ternyata entry BUY tetap mampu menghasilkan profit.

Bila diperhatikan gambar diatas dan gambar sebelumnya, trend trading memberikan nilai profit yang menggiurkan, dapat mencapai ratusan pip dari hanya sekali entry.

Exit robot juga telah diperbaiki, semoga saja dapat melakukan exit dengan baik bila market sudah dibuka kembali pada hari Senin besok.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar