Minggu, 29 Mei 2011

Believe in Yourself

Tiap saat sewaktu melakukan trading, saya juga memantau forexfactory.com untuk melihat jadwal high impact news. Tetapi disamping itu, saya pun iseng-iseng untuk mengisi waktu juga membaca artikel analisa dan prediksi yang dibuat oleh para trader professional.

Artikel tersebut berguna dikarenakan dapat digunakan untuk belajar. Kita dapat meniru bagaimana cara trader professional tersebut berpikir untuk melakukan analisa.

Akan tetapi, belum tentu analisa dan prediksi yang ada pada artikel tersebut benar. Karena pada prinsipnya, tidak ada seorangpun yang dapat menebak arah market dengan akurat.

Hanya yakini analisa yang dilakukan sendiri. Meskipun nantinya ternyata salah, tetapi akan memberikan hikmah dan dapat belajar dari kesalahan tersebut untuk nantinya menjadi lebih baik lagi.

Dalam dunia trading, keyakinan terhadap diri sendiri sangatlah penting.

Semakin Anda tidak yakin kepada diri sendiri maka akan makin jauh dari tujuan akhir. Lebih mempercayai analisa lain daripada analisa sendiri, ragu akan analisa sendiri, banyak mendengarkan pendapat atau saran orang lain, berganti-ganti system trading, hal-hal tersebut menunjukkan bahwa Anda masih ragu terhadap diri sendiri.

Bila ingin segera sukses, pasang kacamata kuda dan tutup telinga rapat-rapat.

Hanya lihat chart yang ditampilkan oleh system trading milik sendiri dan yakini sepenuhnya. Jangan pernah melihat monitor orang lain, membaca pendapat-pendapat arah trend di forum, mendengarkan saran teman, dan lain sebagainya. Hal-hal ini cenderung merusak keyakinan terhadap diri sendiri.

Bila akhirnya analisa salah, pelajari kenapa sampai salah. Hal apa yang terlewatkan di system trading sehingga menyebabkan kesalahan analisa. Cari penyebabnya, catat, dan berusaha untuk analisa berikutnya tidak melakukan kesalahan yang sama.

Lakukan hal ini terus menerus, maka lama kelamaan kesalahan analisa akan semakin minimal dikarenakan Anda akhirnya sepenuhnya memahami system trading milik sendiri.

Trading bukanlah seperti layaknya realita kehidupan yang kita jalani sehari-hari. Bayangkan bila dalam menjalani kehidupan sehari-hari Anda tidak pernah mau mendengarkan saran atau pendapat teman, tidak mau mendengarkan pendapat anak atau istri, tidak mau mengikuti perintah atasan, tidak mau mendengarkan pendapat anak buah, tentunya lama kelamaan maka Anda akan terkucil dan ditinggalkan oleh semua orang :)

Siapa yang mau bergaul atau dekat dengan orang yang semaunya sendiri dan tidak pernah mau mendengarkan orang lain.

Anda harus bisa membedakannya, bayangkan saja seperti layaknya Anda sedang menyetir mobil. Tentunya tambah pusing bukan bila membawa 5 orang penumpang dan masing-masing berusaha mengajari cara menyetir dan menunjukkan arah padahal yang jelas-jelas memegang kemudi adalah Anda. Kapan sampai ke tujuan kalau Anda selalu mendengarkan dan mengikuti pendapat mereka?

Bedakan hal tersebut, ada saatnya untuk mendengarkan, tetapi ada saatnya sama sekali tutup telinga dan pasang kacamata kuda apabila sudah menyangkut trading. Yakinlah pada cara yang Anda miliki sendiri.

Meskipun nantinya ternyata yang dilakukan salah dan biasanya kalau salah, nantinya selalu ada saja yang berkomentar "tuh khan salah, gak mau dengar sih apa yang kubilang" Terima saja dengan lapang dada dan senyuman.

Dikarenakan hal ini cuma masalah beda waktu, sepanjang Anda tetap yakin pada diri sendiri maka suatu hari nanti kesalahan yang dibuat makin minimal, gantian Anda yang akan berkomentar "tuh khan salah, gak mau dengar sih apa yang kubilang" :)

Berikut adalah contoh kesalahan prediksi yang dilakukan oleh trader professional:

Trader tersebut memprediksi bahwa EURUSD akan melanjutkan downtrend dikarenakan telah menyelesaikan proses koreksi ke atas.

Padahal proses ke atas tersebut bukanlah koreksi, tetapi petunjuk bahwa trend akan berubah. Hal ini tidak disadari oleh trader tersebut dikarenakan analisa yang dibuatnya terlalu menggantungkan kepada timeframe yang lebih besar (yang tentunya juga lebih lamban mengantisipasi adanya perubahan trend).

Yang terjadi berikutnya adalah seperti dibawah ini:



Pada gambar diatas, area yang diarsir warna biru adalah area sesuai chart prediksi diatas.

Terlihat bahwa price masih turun ke bawah sedikit (prediksi downtrend benar), tetapi pada point D terjadi pembalikan arah dan merupakan konfirmasi bahwa arah trend berubah menjadi uptrend.

Dalam dunia trading, kesalahan prediksi adalah hal biasa dan tidak perlu malu untuk itu. Trader professional saja salah prediksi, apalagi kita yang masih belajar :)

Kembali pada gambar chart diatas, terlihat bahwa candlestick terakhir EURUSD menunjukkan breakout terhadap trendline. Hal ini merupakan konfirmasi bahwa minggu depan EURUSD akan terus melanjutkan kondisi uptrend.

Peroleh keyakinan pada diri sendiri dengan berlatih terus menerus. Ibarat mengemudi mobil, bagaimana bisa cepat sampai tujuan apabila masih ragu menginjak gas untuk menyalip bus atau truk dan belum paham kapan saat yang tepat untuk menginjak rem :)

Yakinilah diri sendiri, karena hal ini adalah modal paling utama penentu kesuksesan trading.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar