Sabtu, 27 November 2010

Manual Trading (Part 11)

Kontes Trading www.myfxbook.com telah berakhir dengan juara 1 memperoleh profit 4043%. Berikut detil perolehan 20 besar kontes tersebut:



Seminggu ini juara 1 sudah tidak melakukan trading apapun karena yakin bahwa peserta yang lain tidak akan mampu mengejar perolehan profitnya. Memang bila dalam kontes lebih baik sepeti itu, daripada salah trading dan kemudian mengalami loss yang dapat menurunkan ranking :)

Yang membanggakan, meskipun kontes ini adalah kontes internasional, 4 orang peserta yang berasal dari Indonesia berhasil masuk Top 10.

Yang menarik, peroleh profit dari 20 besar ini rata-rata berkisar 100% s.d. 200%, hanya juara 1 s.d. 3 saja yang melesat jauh berbeda daripada peserta lainnya. Bahkan peserta ranking 16 s.d. 20 tidak mampu memperoleh profit 100%, hanya berkisar 80%.





Peserta kontes berjumlah 473 orang yang berasal dari seluruh penjuru dunia. Coba kita hitung prosentasenya, bila hanya 20 orang saja yang mampu profit dari sejumlah 473 orang maka hasilnya adalah 4,23%

Ehm... terbayang bukan betapa sulitnya forex, sangat jarang trader yang mampu profit.

Kontes ini adalah kontes di demo account, bukan kontes di live account. Bayangkan bila di demo account saja yang mampu konsisten profitable hanya 4,23%, bagaimana dengan trader-trader yang sudah trading live account? Tentunya lebih banyak yang mengalami loss daripada profit.

Forex adalah dunia tertutup, sangat jarang top trader mau dengan sukarela membagi sistem atau strategi yang digunakannya. Juara 1 ini pun sama saja, tidak mau membagi atau mengajari seperti apa trading yang dilakukannya sehingga dapat mencapai profit demikian fantastis.





Setelah berkecimpung sekian lama di dunia forex ini, saya akhirnya dapat memahami kenapa hampir tidak ada top trader yang mau men-share strategi atau trading system yang digunakannya. Forex adalah ilmu yang sangat sulit, diperlukan kerja keras dan ketekunan yang luar biasa agar dapat menjadi top trader.

Bayangkan bila Anda sendiri yang melakukannya, relakah Anda membagi secara gratis trading system yang berhasil ditemukan setelah 2 atau bahkan 5 tahun terus menerus di depan komputer? Tentunya tidak... :)

Oleh karenanya, saya memaklumi bila juara 1 tersebut tidak mau berbagi. Saya paham betul sulitnya ilmu ini, sehingga saya sangat menghargai kerja keras dan ketekunan yang dilakukannya hingga berhasil sukses juara 1 kontes. Dan hal ini tidaklah diperoleh dengan mudah, perlu waktu bertahun-tahun untuk mencapainya.

Disamping itu, saya pun menyadari bahwa seandainya saja juara 1 tersebut mau berbagi, tetap saja percuma. Tahukah Anda bahwa trading system itu sebenarnya adalah transformasi dari diri kita sendiri?

Sehingga apabila kita "mencontek" trading system "sakti" milik orang lain, maka tetap saja loss yang dialami. Kenapa? Karena trading system tersebut bukan transformasi diri kita sendiri, tetapi transformasi diri si pembuatnya.

Untuk mengalahkan forex, Anda harus paham pola pergerakan harga. Pola tersebutlah yang dirangkum dalam sebuah trading system, sehingga mempermudah untuk menganalisa arah trend serta menentukan entry exit. Si pembuat tentunya telah hafal kombinasi pola-pola yang biasanya terjadi dan menyesuaikan dengan karakter dirinya, apakah agresif atau konservatif.

Sedangkan kita, sebagai pencontek, tentunya tidak hafal dan tidak mencirikan diri kita sendiri karena bukan pembuatnya. Akibatnya, loss yang kita alami, meskipun si pembuat tetap dapat memperoleh profit. Kenapa berbeda? Karena si pembuat memiliki pengalaman yang lebih lama daripada kita si pencontek sehingga paham betul dengan apa yang ditunjukkan oleh trading system tersebut.

Manual trading system dapat diibaratkan seperti sebuah pistol, tidak akan menjadi hebat apabila si pengguna pistol tidak memiliki kemampuan untuk menggunakannya. Anda tidak akan pernah bisa menembak musuh dengan tepat kalau tidak terlatih menggunakannya dan paham betul akan karakteristik pistol tersebut.

Oleh karenanya, bila saat ini Anda sedang berburu manual trading system "sakti", saran saya lebih baik lupakan saja karena hanya sia-sia :)

Belajarlah membuat pistol sendiri. Karena disamping belajar membuatnya, Anda juga akan belajar berlatih menembak dengan menggunakannya. Hal inilah yang membuat Anda pelan-pelan memahami karakteristik pistol tersebut sehingga akhirnya paham betul bagaimana cara menembak dengan jitu.

Mungkin tahap awal meleset sangat jauh karena kalibrasi pistol tersebut masih belum akurat. Tetapi bayangkan apabila terus menerus dilakukan perbaikan, tentunya suatu hari nanti akan menjadi sangat akurat tembakan Anda.

Seperti itulah gambaran sederhana manual trading system.

Wah, susah Pak... membuat trading system khan perlu waktu tahunan, apa dong yang bisa dicontek agar segera profit di Forex?

Jawabannya sederhana, yaitu robot (automatic trading system).

Robot forex dapat diibaratkan seperti pistol yang dipegang oleh komputer yang sudah diprogram untuk menembak jitu. Anda tidak perlu lagi harus repot membuat pistol dan berlatih menembak, semuanya sudah otomatis dikerjakan oleh robot dan sudah terjamin jitu.

Kendalanya, masih sangat sedikit robot forex yang benar-benar aman dan profitable. Memang banyak penjual robot di internet, tetapi dari pengalaman kebanyakan hanyalah robot bodong yang membuat account amblas.

Sedangkan robot-robot yang berhasil menjuarai kontes trading di internet, biasanya tidak dijual oleh pembuatnya. Pada umumnya robot tersebut digunakan untuk keperluan sendiri si pembuatnya. Bila Anda sendiri berhasil membuat robot yang profitable, tentunya Anda akan berfikiran sama, buat apa dijual khan? Lebih baik untuk diri sendiri.





Manual trading yang dilakukan terbukti profitable, tetapi konsistensinya masih amburadul :)

Seperti terlihat pada gambar diatas, profit tertinggi (Highest - Nov 24) yang berhasil dicapai adalah 1000% hanya dalam waktu 4 minggu. Padahal manual trading ini menggunakan leverage 1:200, yang lebih kecil daripada kontes yaitu 1:500.

Akurasi (Trades Won vs Trades Lost) juga sudah sangat baik. Oleh karenanya tiap kali terjadi loss, selalu mampu recover kembali (angka 1 dan angka 2) dan nilai Probability juga sangat baik, yaitu 99,98%. Perolehan profit pun masih masuk kategori Top 20, yaitu di ranking 12. Cukup lumayan... andai saja trading terakhir tidak mengalami "kecelakaan", tentunya bisa di ranking 3 :(

Kesalahan fatal terjadi pada trading terakhir, yaitu membesarkan nilai stop loss padahal entry jelas-jelas salah karena melawan arah trend. Akibatnya sudah bisa ditebak, loss yang terjadi langsung memakan sebagian besar profit yang sebelumnya telah berhasil diperoleh (Worst Trade 105 pip).





Akhirnya, tampilan grafik menjadi seperti roller coaster, naik turun sangat tajam. Meskipun telah terbukti profitable, tetapi naik turun grafik yang terlalu tajam bukanlah sesuatu yang baik dalam trading karena menunjukkan resiko yang sangat tinggi.

Kesalahan bukan terletak pada manual trading system, tetapi terletak pada diri sendiri, yaitu kurang disiplin menetapkan stop loss. Itulah kenapa selalu dipentingkan disiplin money management, agar profit yang sebelumnya telah berhasil diperoleh selalu tetap terjaga dengan cara meminimalkan loss yang terjadi.

Seandainya saja stop loss dipertahankan tetap kecil, tentunya tidak akan terjadi penurunan tajam sehingga akan lebih mudah untuk dilakukan recovery bila terjadi loss.

Pelajaran yang dapat ditarik dari hal diatas, manual trading system bukanlah segalanya. Tetapi disiplin dan kemampuan diri sendiri yang menentukan.

Telah terbukti bahwa trading system diatas mampu menghasilkan profit, bukan hanya sekedar profit biasa-biasa saja, tetapi profit fantastis yaitu 1000% hanya dalam waktu 4 minggu. Hanya saja karena disiplin dan konsistensi diri sendiri masih kurang, akibatnya trading system yang baik menjadi tidak berguna, sehingga profit turun tajam menjadi tinggal 188%.

Konsistensi dan disiplin inilah yang perlu dilakukan perbaikan lebih lanjut agar grafik mulus selalu naik ke atas.

Bila dalam pembuatan robot, biasanya yang diperbaiki adalah kode-kode programnya, tetapi dalam manual trading, perbaikan bukanlah pada kode program atau indikator, tetapi dititikberatkan pada konsistensi dan disiplin diri sendiri.

Bagi Anda yang baru belajar trading, jangan salahkan sistem trading atau indikator yang digunakan. Karena dari pengalaman selama ini, 99% kesalahan dalam manual trading adalah terletak pada diri sendiri.

Terlalu cepat entry padahal indikator belum confirm, terlau cepat exit, mengubah nilai stop loss, menggunakan nilai lot yang sangat besar padahal entry masih belum pasti benar, dan masih banyak lagi. Konsistensi manual trading sepenuhnya tergantung kepada kestabilan emosi dan disiplin diri sendiri.

Mulailah belajar menyalahkan diri sendiri :)

Semakin cepat Anda mampu menyalahkan diri sendiri, maka semakin cepat juga Anda mampu melakukan perbaikan akan kesalahan tersebut. Lakukan hal ini terus menerus, maka suatu hari nanti kesalahan yang ada di dalam diri sendiri akan minimal dan trading akan konsisten profitable.

Pada umumnya sangat jarang yang mampu menyalahkan dirinya sendiri. Kalau tidak percaya, perhatikan saja orang-orang disekeliling Anda :)

Selalu menyalahkan anak buah, menyalahkan atasan, menyalahkan tetangga atau teman, menyalahkan trading system yang tidak baik, indikator yang tidak akurat, broker yang jelek, koneksi internet yang lamban, dan lain-lain.

Sadarkah Anda, bahwa semakin Anda tidak jujur dan semakin sering Anda menyalahkan segala sesuatu di luar diri sendiri maka semakin jauh juga Anda dari profitable trading?

Anda akan berpindah broker, mencari trading system dan indikator "sakti", tetapi tetap saja loss terus menerus yang dialami. Pahami bahwa kesalahan bukan terletak pada segala sesuatu di luar diri Anda, tetapi justru dari dalam diri Anda sendiri. Semakin cepat Anda memahami hal ini maka semakin cepat juga jalan menuju profit.

Karena itu saya sangat menghargai juara 1 kontes diatas, karena saya tahu bahwa juara 1 tersebut memiliki kemampuan mental yang sangat hebat. Dia tidak akan mampu mencapai profit fantastis kalau tidak memiliki mental dan pribadi yang hebat. Karena dalam manual trading, kemampuan mental yang menentukan, bukan karena hebatnya indikator atau trading system.

Oleh karenanya, manual trading di demo account akan dilanjutkan terus sampai dapat dibuktikan bahwa grafik selalu mulus naik ke atas. Bila hal tersebut sudah terjadi, maka akan dicoba untuk trading manual di live account.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar