Sabtu, 10 Juli 2010

Scalping or Trend Trading?

Dalam trading, terdapat 2 teknik yang digunakan untuk memperoleh profit.

Yang pertama adalah Trend Trading, yaitu trading dengan mengikuti arah trend dimana entry dilakukan pada awal trend dan exit pada akhir trend.

Teknik kedua adalah scalping, yaitu trading dengan mengambil profit kecil akibat adanya sedikit perubahan harga, tanpa memperdulikan arah trend.

Trend trading biasanya memakan waktu yang sangat lama tetapi profit yang dihasilkan akan sangat besar.

Sedangkan scalping biasanya trading dalam waktu singkat berdasarkan prinsip "mengumpulkan sedikit demi sedikit sampai akhirnya menjadi bukit" karena laba yang diperoleh hanya sedikit tetapi karena frekuensi tradingnya lebih sering daripada Trend trading maka yang sedikir itu lama kelamaan akan menjadi banyak.

Keunggulan trend trading, disamping profit yang dihasilkan akan sangat besar juga lebih aman (sepanjang tepat dalam menentukan arah trend).

Oleh karenanya, Trend trading sangatlah cocok untuk pemula karena lebih aman.


Sedangkan untuk scalping, diperlukan keahlian lebih dan sangat menyita waktu karena diharuskan untuk mengawasi terus menerus pergerakan harga agar dapat entry dan exit dengan presisi.

Scalping ini juga sangat beresiko karena agar hasilnya besar maka frekuensi trading harus ditingkatkan.

Semakin sering melakukan entry maka semakin tinggi juga resiko yang dapat terjadi.

Perlu diingat, market bukanlah hal yang pasti, sehingga kemungkinan salah entry dan loss bisa saja terjadi.

Sederhananya, makin sering melakukan entry maka artinya makin meningkatkan kemungkinan salah entry.

Oleh karenanya, scalping biasanya dilakukan oleh mereka yang profesional yang sudah benar-benar hafal dengan pergerakan harga di market.

Bagi Anda yang masih pemula dan masih baru belajar trading, lebih baik jangan mencoba tekhnik scalping ini, usahakanlah entry sesedikit mungkin dan hanya entry kepada yang benar-benar Anda yakini agar tetap aman dan modal Anda tetap selamat.

Saya pun saat ini melakukan trend trading di saham dan masih belum tertarik untuk melakukan scalping.

Pertimbangan saya, disamping masalah keamanan karena saya trading saham menggunakan dana orang lain (managed account), juga dengan trend trading saya memiliki banyak waktu karena tidak diharuskan terus menerus konsentrasi memantau pergerakan harga untuk dapat melakukan banyak entry exit.

Saat ini konsentrasi saya masih terfokus kepada pembuatan robot, dengan melakukan trend trading maka 2 hal sekaligus dapat saya kerjakan dalam waktu bersamaan, sehingga nantinya robot bisa terselesaikan dan laba dari trading saham juga dapat diperoleh.

Begitu robot sudah berjalan sempurna, saya akan beralih ke scalping saham karena saya sudah tidak perlu konsentrasi ke robot lagi, paling-paling yang saya lakukan hanyalah sekali-kali memantau kerja robot.

Scalping sangat menggiurkan karena profit yang dihasilkan jauh lebih tinggi hanya dalam waktu yang sangat singkat.

Saat ini saya hanya menjanjikan konsisten profit 5% sebulan untuk managed account saham. Saya lebih suka memberikan jaminan yang realistis dan tidak muluk-muluk, karena mmenurut pendapat saya 5% profit sebulan dari trading saham sangatlah realistis dan bukan sekedar janji surga.

Meskipun nantinya profit lebih dari 5%, saya anggap bahwa kelebihan profit tersebut hanyalah sekedar bonus, market tidak pernah bisa dipastikan, paling tidak bila market sedang jelek, janji 5% tetap dapat saya penuhi.

Bagi saya, memberikan jaminan yang terlalu muluk adalah "bunuh diri", karena pada akhirnya saya "dipaksa" untuk memenuhi janji itu dimana saya harus melakukan banyak entry exit. Akibatnya, bisa-bisa janji muluk tidak dapat dipenuhi, tetapi malah loss yang didapat akibat salah entry.

Kebetulan saat ini bursa saham sangat bagus, kalau perhitungan saya tidak meleset, maka managed account yang saya tangani akan mampu menghasilkan profit 20% s.d. 30% dalam 3 bulan. Artinya profit sebulan sekitar 7% s.d. 10% sebulan. Lumayan!

Paling tidak dengan tercapainya target profit, saya tidak mengecewakan sahabat saya yang telah dengan sepenuh hati mempercayakan dananya.

Janji 5% sebulan pada akhirnya akan dapat saya penuhi (malahan ditambah bonus beberapa persen)... :)

Tetapi di masa mendatang, saya akan mencoba melakukan scalping dimana menurut perhitungan saya akan mampu menghasilkan profit 10% s.d. 20% sebulan bila kondisi market bagus.

Hanya saja, scalping baru akan saya lakukan apabila robot telah beres.

Saat ini, sambil mengerjakan robot, saya mulai membiasakan mata dan otak saya agar nantinya tidak salah entry exit pada saat scalping dan tetap konsisten profit.

Kita lihat saja perkembangan selanjutnya nanti ...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar