Sabtu, 29 Januari 2011

Comparing Brokers





5 Digits brokers:












4 Digits brokers:







ECN Brokers:





Sering kali ditanyakan broker manakah yang paling baik, menjawabnya sulit karena akan cenderung subyektif. Broker yang baik ditentukan oleh hal berikut ini:
- Terpercaya bahwa uang modal akan aman
- Kemudahan witdrawal maupun deposit (jangan dibalik, yang utama adalah withdrawal)
- Responsif menjawab dan menangani permasalahan klien
- Spread minimal
- Kecepatan eksekusi entry maupun exit, jarang requotes
- Server tidak sering down

Tiga hal pertama mudah untuk dibuktikan, baca saja forum atau website broker. Tanya saja hal-hal yang sebenarnya tidak begitu penting melalui live chat atau email dengan customer service broker dan perhatikan kecepatan serta cara menjawabnya.

Broker yang baik pada umumnya memiliki customer service yang juga baik, dimana akan sangat cepat menjawab pertanyaan (meskipun tidak begitu penting) dan akan selalu ramah (meskipun Anda marah-marah).

Nah, yang sulit adalah membuktikan 3 hal terakhir. Hampir seluruh website broker selalu mempromosikan spread minimal. Sulit membuktikannya karena spread selalu berubah setiap saat. Demikian juga perihal kecepatan eksekusi, sulit dibuktikan. Padahal dalam forex, kecepatan eksekusi ini sangat penting, jangan sampai terjadi delay akibat server yang lamban.

Sehingga pada akhirnya untuk menjawab pertanyaan broker manakah yang terbaik akan cenderung subyektif. Ada yang mengatakan bahwa broker A bagus, tapi ada juga yang mengatakan jelek. Ujung-ujungnya kita yang bingung sendiri, mana yang benar kalau jawabannya saling berlawanan.

Broker yang baik seharusnya menguntungkan trader karena memberikan spread minimal dan eksekusi yang cepat. Oleh karenanya dicobalah pembandingan berbagai broker. Metode yang dilakukan adalah dengan melakukan entry exit pada Master account dimana eksekusi tersebut kemudian akan disalin ke beberapa account dari berbagai broker.

Perlu diketahui bahwa Master maupun Slave account berada di VPS yang sama dan berlokasi di USA yang memiliki jaringan internet sangat baik. Sehingga apabila terjadi kelambanan eksekusi, maka bukan VPS-nya yang salah tetapi server broker tersebut yang lamban.

Master account sengaja digunakan platform 5 digits dikarenakan kelebihannya yang mampu melakukan trailing sempit yaitu sampai minimal 1,5 pip. Sedangkan platform 4 digits tidak mampu melakukan seminimal itu dikarenakan trailing minimalnya adalah 15 pip atau 10 kali lipat dibandingkan platform 5 digit.

Artinya, bila ingin melakukan trailing di platform 4 digit, profit harus melebihi 15 pip dahulu baru kemudian trailing dapat berjalan. Oleh karenanya, platform 4 digit lebih cocok untuk trading jangka menengah atau panjang, tapi tidak cocok digunakan untuk scalping. Dapat saja 4 digit digunakan untuk scalping, caranya gunakan take profit minimal atau manual exit, tapi jangan gunakan trailing karena tidak mampu melakukan trailing sempit.

Oleh karenanya, platform 4 digit yang di uji coba diatas kemungkinan tidak akan melakukan trailing seperti halnya Master account. Tetapi hanya akan mengikuti apabila Master melakukan exit dimana platform 4 digit secara otomatis juga akan melakukan closed trade.

Dengan demikian, apabila nantinya dilakukan managed account, tidak lagi terikat dengan broker harus Forex.com dan harus menggunakan platform 5 digit yang memerlukan modal minimal USD 10.000. Semoga Pak Aras membaca artikel ini, dikarenakan ide artikel ini berdasarkan pertanyaan yang pernah disampaikan oleh Pak Aras.

Broker yang di uji coba diatas adalah broker-broker besar yang iklannya banyak bertebaran di internet. Uji coba hanya dilakukan pada broker-broker yang menyediakan demo Metatrader. Sedangkan broker yang tidak menyediakannya, seperti Ducascopy, tidak dapat di uji coba disini.

Leverage yang digunakan adalah 1:200, kecuali beberapa broker yang hanya menyediakan leverage 1:100 (Alpari dan MB Trading) bahkan ada yang hanya 1:50 (FXDD MtXtreme, IBFX, dan Oanda). Modal awal seluruh account Slave adalah sama yaitu sebesar USD 2500, kecuali MB Trading yang modal awalnya tidak dapat dikecilkan dan minimal harus USD 10.000.

Broker lokal, PT Asia Kapitalindo Komoditi Berjangka (PT Askap), juga diuji coba. Tetapi hampir mirip dengan MB Trading, modal awalnya tidak dapat dikecilkan dan minimal harus USD 20.000. Menampilkan hasil trading menggunakan PT Askap ini agak kesulitan karena belum terdaftar di www.myfxbook.com, tetapi akhirnya dapat juga ditampilkan.

Uji coba dilakukan juga terhadap broker yang mengklaim sebagai ECN broker dimana seharusnya broker seperti ini memiliki eksekusi yang lebih cepat dan spread sangat minimal. Penjelasan pada website broker kadang kala tidak sesuai dengan kenyataannya. Contoh saja perihal spread, banyak sekali yang mempromosikan bahwa spreadnya sangat minimal. Tetapi pada kenyataannya, spread minimal tersebut hanyalah terjadi sesekali saja, selebihnya spread sangat tinggi. Atau ECN broker yang mempromosikan bahwa spread nyaris 0 karena diganti dengan adanya komisi, bisa saja kenyataannya tidak sesuai.

Oleh karenanya, metode paling valid untuk membuktikannya adalah dengan cara melakukan trading pada saat bersamaan di berbagai broker. Apalagi pada artikel sebelumnya telah dibuktikan bahwa tidak ada perbedaan antara demo maupun live account. Sehingga apabila dari uji coba ini terdapat broker yang buruk, tentunya pada live account pun juga buruk.

Cara mudah untuk menentukan manakah broker terbaik adalah dengan cara membandingkan hasil tradingnya dengan Master account. Broker yang baik tentunya profit atau loss-nya tidak akan beda jauh dengan Master account.

Perlu diketahui, meskipun berada di VPS yang sama, tetap saja terdapat delay. Live trading yang dilakukan selama 2 minggu kemarin telah membuktikan bahwa pengaruh delay hanya dibawah 1 pip, yaitu sekitar 0,0 s.d. 0,6 pip. Sebagai contoh, apabila Master loss 10 pip maka Slave seharusnya mengalami loss minimal 9 pip atau maksimal 11 pip (selisih 1 pip).

Dengan adanya patokan selisih 1 pip tersebut, tentunya apabila terdapat broker yang selisihnya lebih dari 1 pip maka dapat disimpulkan bahwa spread broker tersebut sangat tinggi atau servernya lamban sehingga terjadi delay saat eksekusi.

Entry exit akan dilakukan oleh robot uji coba. Robot ini merupakan robot yang baru dibuat, oleh karenanya belum tentu sempurna menghasilkan profit. Nantinya secara bertahap robot ini akan dilakukan perbaikan agar menjadi lebih baik. Uji coba ini difokuskan kepada penentuan manakah broker terbaik. Broker yang baik tentunya akan memberikan loss terkecil atau profit terbesar dikarenakan spreadnya minimal dan eksekusi yang cepat.

Kesimpulan sementara, FXCM, FXOpen, dan Tadawul Fx terlihat bermasalah dengan server. Sejak demo Metatrader dijalankan di VPS, Metatrader dari broker tersebut beberapa kali mengalami loss connection padahal broker lain tidak, seperti terlihat pada gambar di bawah ini:



Semoga saja loss connection tersebut hanyalah dikarenakan server sedang dilakukan maintenance pada hari Sabtu Minggu dan tidak terjadi pada hari kerja trading. Sedangkan broker lokal, PT Askap, servernya pada hari sabtu minggu mati total sehingga sama sekali tidak dapat register demo, mungkin sengaja dimatikan agar dapat lebih menghemat biaya listrik :)

Sejumlah 16 buah Metatrader dijalankan secara bersamaan yang terdiri dari 1 Master dan 15 Slave, seperti yang ditunjukkan gambar dibawah ini:



Kita pantau saja bersama selama sebulan penuh bagaimana hasil uji coba ini.

Edit: 31 Januari 2011
Alpari UK tidak memperkenankan registrasi demo melalui Metatrader dan harus mendaftar melalui website dengan alamat email yang valid. Apabila melakukan registrasi demo melalui Metatrader, maka account demo akan di-disabled. Ehm, repot benar ya, tidak semudah broker lain yang membiarkan trader yang mencoba demo tetap anonim. Sepertinya Alpari ini berusaha meng-collect email dan kemudian melakukan marketing via email.

Meskipun telah mendaftar melalui website Alpari, demo Metatrader sering kali mengalami loss connection, akibatnya entry tidak dapat dilakukan. Semoga hari ini saja terjadi problem loss connection, tetapi apabila besok terjadi lagi maka dapat disimpulkan bahwa server Alpari bermasalah.

FXDD MtXtreme dan Askap menggunakan minimal lot sebesar 1 lot. Meskipun telah di-set agar menggunakan 0.1 lot, tetap saja melakukan trading dengan 1 lot. Ehm, akan cepat bangkrut kalau modal kecil.

MB Trading meskipun dengan modal awal USD 10.000 ternyata adalah Micro Account, sehingga jumlah lot perlu dikalikan 10 kali agar menyamai Standard Account broker lain.

Mohon tidak diperhitungkan transaksi pertama pada trades history sebagai dasar evaluasi uji coba.

Terjadi delay pada transaksi tersebut akibat harus men-set ulang software Master Slave dimana tidak semua broker berkenan menerima entry sekaligus dengan stoploss dan take profit. Sebagian broker harus melalui 2 tahapan entry, yaitu entry dilakukan terlebih dahulu tanpa apapun, kemudian setelahnya baru dilakukan setting nilai stoploss maupun take profit.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar