Jumat, 14 Oktober 2011

Scalping EA

waduh pak ary, jadi terpampang di blognya pak ary ya? hihihi...

yah mudah2an berguna buat pembaca lainnya ya pak :D

scalping ya pak? sebenarnya memang saya tertarik banget dengan scalping,tapi waktu beberapa waktu lalu coba malah ngeMC pak,saya pakai EA yg jam kerjanya cuma 2 jam pak,di usdchf ,jam 4 sampai 6 pagi aja,scalping 3 pips ambil posisi tiap 6 pips.

tapi rupanya belum bisa nyupirnya pak,jadi nabrak2 (belum dapet sim scalping nih pak kayaknya ;p ), akhirnya sementara ini balik dulu ke martingale,tapi tetap dengan MM yg baik.

saya trade 500 usd dengan start lot 0,01 mini lot, jadi sama juga trade 5000 dengan lot 0,1 di standard. menurut saya sih ini masih safe banget,tapi saya tetap cut loss di 20% ,rata2 sehari saya bisa dapat 1 - 5% pak, pernah juga 10% sehari ,jadi sesuai lah resikonya :D

saya liat potensi scalping memang besar,lebih safe dari martingale dan tentu aja rebatenya juga jauh lebih besar karena lot yg digunakan juga langsung besar

EA yg dipakai kemarin itu namanya your lucky /my lucky punya mr awangk dari forum forexindo,ini EA luar biasa pak, sempat bikin heboh dunia persilatan forex,soalnya sampai khusus pair eurgbp dibeberapa broker naik spreadnya karena EA ini pak.

kalau sekarang yg lagi heboh indrafxscalping, beliau ini fenomenal juga scalpingnya,sampai2 di banned oleh beberapa broker,bapak bisa search di google tentang beliau ;)

ini saya lagi tes 2 EA ,yg satu hanya ambil 2 pips ,seminggu bisa trade ribuan kali,dan akurasinya tinggi pak, profit factornya bagus banget ,bapak harus analisa juga nih EAnya

yg satu lagi scalping pakai stochastic murni,cuma ambil 5 pips saja,tapi ada martingalenya kalau salah setiap 5 pips mendobel posisi averaging,jadi agak serem sih kalau yg ini hehe ,meski bisa juga dimatikan martingalenya jadi averaging murni

nah untuk saat ini sekalian saya mau tanya ,yg dimaksud scalping yg bagus itu yg seperti apa pak? saya ngerti soal 2% risk,soal TP harus lebih besar dari SL

tapi kalau EA scalping saya perhatikan rata2 SL malah besar ,dgn TP yg kecil2,ada yg SLnya 3- 6 kali TP kayak indrafxscalping itu ,terus yg lain 1 : 10 kayak mylucky itu

kalau scalping setahu saya kan ngambil dibawah 10 pips ya pak? jadi kalau kita TP di 10 pips,kita pasang SL di 5 pips ya pak kalau menurut teori TP > SL? cuma kalau SL 5 kayaknya selalu kena tuh pak yg udah saya coba,karena market kan memang butuh gerak juga sebelum mencapai TP ,kalau 5 pips rasa2nya ruang geraknya terlalu sempit ya?

paling tidak saya rasa 10 pips,sehingga kalau mau pakai rumus TP 2 kali SL ,berarti TPnya 20 ,yg menurut saya karakter scalpingnya agak2 kurang jadinya

monggo pak ary sharingnya saya tunggu :)

Salam,
Hadi




Pak Hadi,

Wah, sepertinya Pak Hadi ini penggemar EA karena sangat hafal masalah EA :)

Dari ulasan Pak Hadi dapat saya simpulkan bahwa EA yang digunakan bukanlah yang full automatic, tetapi masih perlu untuk disopiri. Dari hal ini saja sudah jelas bahwa EA yang digunakan tidaklah reliable dan cenderung loss bila tidak diawasi secara manual.

Terus terang saya sangat jarang beredar di forum lokal sehingga tidak begitu mengenal dengan EA yang Pak Hadi sebutkan. Akan tetapi, dari hasil searching Google, ternyata EA yang Pak Hadi sebutkan adalah EA produksi lama yang mungkin sudah kadaluarsa.

Saya sebut kadaluarsa dikarenakan EA tersebut beredar sekitar tahun 2008 - 2009 dan kemudian pelan-pelan menghilang dikarenakan kemungkinan para penggunanya terkena margin called dan mulai menyadari bahwa EA tersebut tidaklah profitable.

Hal ini terlihat dari hasil searching Google dimana posting-posting yang berkaitan dengan EA tersebut banyak terjadi pada sekitar tahun-tahun itu. Posting untuk tahun-tahun setelahnya sangat sedikit sehingga dapat disimpulkan bahwa EA tersebut tidak lagi menarik dikarenakan lebih cenderung mengakibatkan loss.

Oleh karenanya, bila diperkenankan saya memberikan saran, sebaiknya dihentikan saja EA tersebut daripada nantinya modal amblas karena margin called.

EA yang baik adalah EA yang sepenuhnya berjalan automatic dan tidak perlu disopiri manual. Yang perlu dilakukan hanyalah memasang EA tersebut di VPS dan setelahnya hanya perlu memantau saja, tanpa perlu melakukan start stop manual seperti yang Pak Hadi lakukan selama ini.

Daripada melakukan start stop manual seperti itu, kenapa tidak sekalian saja Pak Hadi mencoba untuk belajar trading manual? Toh sama saja dengan proses start stop EA, saat dilakukan entry maka perlu mengklik mouse (start) dan pada saat exit perlu klik mouse juga (stop) :)

Trading manual sangat berguna dikarenakan banyak ilmu yang dapat diperoleh. Seandainya mengalami loss pun, meskipun uang hilang tetapi dapat dipelajari kesalahan yang dilakukan sehingga dikemudian hari tidak melakukan kesalahan yang sama.

Berbeda dengan menggunakan EA, apalagi EA buatan orang lain, kita tidak pernah tahu bagaimana logic yang ada didalam tubuh EA tersebut. Yang dipahami saat menggunakan EA hanyalah sekedar profit atau loss saja. Sehingga bila EA mengalami loss atau bahkan sampai margin called, maka kita tidak mendapatkan ilmu apapun. Akhirnya sampai kapanpun kita tidak pernah paham bagaimana cara melakukan trading yang baik, padahal sudah kehilangan banyak uang.

Prinsip dasar EA, logic EA pada umumnya terbagi atas 2 bagian yaitu bagian yang berfungsi untuk menentukan arah trend dan bagian untuk money management.

Hal inilah yang dapat menjelaskan kenapa martingale EA sangat berbahaya. Dikarenakan martingale EA hanya mengandung 1 bagian saja yaitu bagian money management. Sedangkan bagian lainnya berupa penentu arah trend, tidak ada atau seandainya ada pun akurasinya sangat parah.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa martingale EA hanyalah sekedar EA money management dikarenakan yang dimainkan pada martingale adalah nilai lot yang membesar terus menerus dengan harapan pada nilai lot terakhir akhirnya berhasil memperoleh profit.

Bagi pembaca yang belum paham martingale, silahkan membacanya pada artikel ini: Martingale

Berbeda dengan scalping EA atau trend EA dimana kedua bagian tersebut lengkap berada dalam tubuhnya. Kedua EA ini harus dapat mengikuti arah trend supaya akurasinya baik. Oleh karenanya kedua EA ini lebih aman daripada yang berjenis martingale.

Pada umumnya yang sering ditemui adalah scalping EA dikarenakan pembuatannya lebih mudah daripada trend EA. Scalping EA bersama dengan Martingale EA inilah yang banyak dijual di internet. Sedangkan trend EA sangat jarang ditemui dikarenakan biasanya digunakan sendiri oleh pembuatnya.

Scalping EA pada umumnya melakukan take profit dengan nilai kecil, paling banyak 15 pip. Umumnya yang ditemui, baik pada versi gratisan maupun pada versi yang dijual, kebanyakan nilai SL selalu lebih tinggi daripada TP.

Hal ini merupakan teknik yang sengaja dilakukan oleh pembuatnya agar akurasi EA menjadi lebih baik. Padahal hal ini juga yang akan membuat EA tersebut akhirnya dapat membuat modal amblas.

Sebagai contoh, bila SL 10 pip maka akurasi hanya 40%, tetapi bila SL 50 pip maka akurasi akan meningkat menjadi 70%. Inilah yang disebut sebagai tehnik "harap-harap cemas" dikarenakan SL sengaja diperlebar supaya siapa tahu arah trend kemudian berbalik arah dan akhirnya entry yang semula floating loss berubah menjadi profit (akurasi membaik). Tetapi bila ternyata tidak sesuai harapan, maka loss sebesar 50 pip akan terjadi.

Oleh karenanya saya sebut sebagai tehnik "harap-harap cemas" :)

Bila dihitung matematis, untuk menutup 1 kali loss (50 pip) maka diperlukan 5 kali profit (masing-masing 10 pip).

Nah, bila hal seperti ini yang terjadi maka agar EA tersebut tetap mampu profitable maka satu-satunya cara agar hal tersebut dapat dicapai hanyalah dengan cara meningkatkan akurasi EA.

Anggap saja misalnya akurasinya 80%, dilakukan 100 entry dimana 80 kali menghasilkan profit dan 20 kali menghasilkan loss.

Dengan asumsi SL 50 pip dan TP 10 pip, maka akan dihasilkan 800 pip profit (80 x TP 10) dan 1000 pip loss (20 x SL 50). Sehingga bila dijumlahkan akan menghasilkan minus 200 pip yang mengakibatkan modal tergerus, padahal akurasi sudah baik yaitu mencapai 80%.

Untuk breakeven maka akurasi EA tersebut minimal harus sebesar 84% dimana akan menghasilkan profit 840 pip (84 x 10) dan loss 800 pip (16 x 50). Sehingga total net profit yang dihasilkan adalah sebesar 40 pip.

Menjawab pertanyaan Pak Hadi, bila ingin performance EA tersebut baik maka TP harus >= (lebih besar atau sama dengan) SL. Dikarenakan cukup dengan akurasi hanya sebesar 51% saja maka EA tersebut akan profitable. Hal ini karena tiap kali terjadi loss maka untuk menutupnya hanya diperlukan satu kali entry yang menghasilkan profit.

Akan tetapi bila SL lebih besar daripada TP, agar EA tersebut tetap profitable maka diperlukan akurasi yang sangat sempurna agar dapat menutup loss yang sebelumnya terjadi seperti diilustrasikan diatas.

Bila EA tersebut tidak memenuhi kedua kriteria diatas, yaitu TP >= SL atau akurasi sempurna, maka sudah jelas EA tersebut lambat laun akan membuat modal amblas.

Oleh karena tidak memenuhi kedua kriteria diatas maka EA-EA yang Pak Hadi sebutkan saat ini sudah kadaluarsa dan sepi peminat dikarenakan pengguna sebelumnya lambat laun menyadari bahwa EA tersebut malah membuat modal amblas.

Karena itu Pak Hadi, saya sarankan untuk tidak menggunakan EA tersebut daripada kehilangan modal. Hasil searching Google saja sudah menunjukkannya, sehingga daripada Pak Hadi bernasib seperti pengguna sebelumnya, lebih baik dihentikan sekarang selagi modal masih tersisa.

Sebagai ganti EA-EA kadaluarsa tersebut, pada artikel berikutnya akan saya ulas EA yang lebih aman yang dapat dicoba dan digunakan oleh Pak Hadi maupun oleh pembaca yang lain.

Mohon Pak Hadi maupun pembaca sekalian bersabar menunggu artikel berikutnya :)

Maklum saja, perlu waktu sedikit lama untuk dapat memberikan ulasan detil. Semoga Sabtu minggu depan artikel tersebut sudah dapat tampil di blog ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar