Minggu, 20 November 2011

Demo Manual Trading

pak ary yang berbahagia,

terima kasih atas support dan dedikasinya sehingga sy dapat menemukan trading gaya saya sendiri, tapi saya belum berani ke live karena latihan didemo belum 5 bulan, saya menggunakan modal hanya $100 dollar dan hanya menggunakan candelstick tanpa indikator, karena klau saya menggunakan indikator selalu bingung begitu mau OP, saya telah menemukan dan memahami pergerakan khusus mata uang EU di M15....

oh iya pak ary di EU M15 memang benar apa yang di katakan pak ary bahwa di M15 adalah TF yang ideal bila kita OP, mohon masukan atas trading gaya saya ini agar saya menjadi trader profesional...

ini hasil trading saya http://msamuti.mt4live.com/

terima kasih atas bantuannya..

salam,
msamuti




Pak Samuti,

Perlu diketahui bahwa kejelian mata dan cara berpikir tiap orang pasti akan berbeda. Tuhan memang menciptakan seperti itu dengan tujuan agar nantinya dapat terjadi saling mengisi dan saling membantu.

Sama halnya dengan trading, ada yang menyukai menggunakan indikator tetapi ada juga yang malah bingung bila menggunakan indikator. Seperti halnya Pak Samuti yang justru ragu dan bingung bila digunakan indikator untuk patokan entry exit.

Hal ini jarang dipahami oleh kebanyakan.

Perhatikan saja pada situs-situs yang membahas trading system. Diantara pembacanya, ada yang mampu menggunakan sistem tersebut dengan baik tetapi banyak juga yang kacau balau. Dari hal ini saja sudah jelas terlihat bahwa trading system sifatnya sangat personal, tergantung kepada bagaimana karakter dan cara berpikir masing-masing orang.

Oleh karenanya, jangan pernah menyontek atau meniru trading system orang lain. Percuma saja dan sia-sia dikarenakan belum tentu akan baik bila digunakan. Temukan gaya trading yang cocok untuk diri sendiri, itu akan lebih baik dan akan lebih profitable daripada menyontek.

Perihal hasil trading yang dilakukan oleh Pak Samuti, sudah cukup baik.

Saya katakan "cukup" dan bukan "sangat" dikarenakan grafik perolehan mengalami penurunan yang cukup tajam. Hal ini disebabkan karena Pak Samuti masih kurang disiplin dalam menerapkan SL dan cenderung membiarkan floating loss terbuka. Exit baru dilakukan setelah loss yang terjadi sudah memiliki jumlah besar.

Akibatnya grafik menjadi turun tajam dan nyaris kembali ke posisi awal dilakukan trading.

Gaya trading yang dilakukan Pak Samuti adalah scalping yaitu mengambil profit kecil. Tidak ada masalah bila menggunakan scalping dan bukan trend trading. Seperti pada indrafx, yang juga menggunakan scalping tetapi terbukti mampu menghasilkan profit fantastis.

Perlu diingat, tujuan kita semua adalah untuk mendapatkan profit. Karena itu, gunakan cara apapun yang disukai dan cocok dengan diri sendiri agar memperoleh profit.

SL yang digunakan Pak Samuti terlalu lebar dan masih belum konsisten dimana nilainya masih berubah-ubah. SL lebar inilah yang akhirnya membuat akurasi trading Pak Samuti menjadi baik dimana lebih banyak entry yang menghasilkan profit daripada yang mengalami loss.

Akan tetapi, penggunaan SL lebar berakibat lambat laun akan membunuh account. Terlihat meskipun loss yang terjadi lebih sedikit daripada yang profit, tetapi dampaknya grafik menurun tajam. Oleh karenanya, yang perlu diperbaiki oleh Pak Samuti hanyalah mempersempit SL dan berusaha konsisten menggunakan SL dengan nilai tertentu.

Persempit SL, misalnya saat ini digunakan SL 25. Bila terjadi loss maka biarkan terkena SL 25 pip. Nantinya perlahan-lahan berusaha persempit nilai SL, misalnya setelah mampu dengan SL 25 maka SL dipersempit menjadi 15.

Dengan cara seperti ini maka lama kelamaan Pak Samuti akan memiliki konsistensi terhadap nilai SL.

Selain itu, Pak Samuti nantinya juga akan menemukan nilai SL yang paling optimal untuk trading system yang digunakan. Misalnya dengan SL 20 hasil trading cenderung lebih baik daripada bila digunakan SL 10. Tentunya bila hal ini terjadi, gunakan SL 20 dan jangan memaksakan diri dengan SL 10.

Trading adalah personal, oleh karenanya selalu yakin dan percaya pada diri sendiri bahwa cara yang digunakan adalah cara yang benar.

Jangan pernah pedulikan dan pusingkan saran orang lain yang mengatakan misalnya SL harus 5 pip atau TP harus 30 pip atau harus digunakan time frame H4. Selalu yakini sistem yang digunakan karena sistem tersebut adalah percerminan karakter diri.

Demikian Pak Samuti, semoga dapat mencerahkan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar