Minggu, 13 November 2011

Perfectness

Selamat malam Pak Ary,

semoga Pak Ary dalam keadaan sehat wal'afiat sehingga senantiasa dapat membimbing para trader2 pemula seperti saya ini.

Saya mengucapkan banyak terima kasih atas kesediaan pak ary menjawab semua email saya dalam waktu relatif singkat.

Saya sangat terkesan dengan uraian kata-kata dan kalimat yg bapak tulis dalam menjawab email saya dan memberi sebuah pemahaman dan aturan2 yang harus dimengerti untuk membuat sebuah trading system, yg nantinya analisa kita lah yang menentukan seperti apa trading system kita.

Sudah 2 hari ini saya trading memadukan 2 tf yaitu tf m1 & m15, dan hasilny lebih baik dibanding hanya memakai tf m1 pada awalnya. Saya memakai tf m15 untuk melihat pola candlestick, trendline, suport & resistent, sedangkan di tf m1 untuk konfirmasi buy atau sell melalui pola candlestick dan crossing MA.

Tapi fokus saya pusatkan pada high low close price dari bberapa candlestick terakhir d tf m1 untuk mengetahui pergerakan akan turun, naik, atau hanya retrace dan memutuskan untuk
OP jika sesuai.

Asumsi saya, kejenuhan / kelanjutan harga dapat diliat lebih dini melalui tf m1. Namun saya harus masih banyak berlatih pak, terutama pada saat entry & exit, karena beberapa entry saya slalu terlambat dan terlalu dini, dimana seharusnya saya bisa mendapatkan profit >5, malah hanya +1.

Begitu pula ketika exit. Nampaknya saya terlalu tegang pak, tapi mungkin karena belom terbiasa kali ya pak.

Ini pak saya lampirkan chart trading tf m1 & m15 saya, saya hanya memakai indikator multiple moving average ( Ma 5m,15m,30m,60m,240m,480m,daily&weekly) & bollinger bands (untuk Ma yg
flat) saja, karena hanya ini yang saya mengerti dan penggunaannya sangat mudah.





Secara keseluruhan analisa saya sudah lumayan pak, hanya kendala entry dan exit saja yang kadang terlambat atau terlalu dini sehingga profit tidak maksimal.

Saya harap bapak mau terus memberikan nasehat trading pada saya, dan saya ucapkan terima kasih banyak atas kesediaannya.

Salam,
Irfansyah




Pak Irfansyah,

Dari pertanyaan diatas terlihat bahwa Pak Irfansyah berusaha mencari kesempurnaan dalam melakukan trading. Pak Irfansyah ingin agar entry exit dilakukan secara tepat waktu sehingga profit menjadi maksimal.

Berpikir agar trading dapat menjadi sempurna, menurut saya, masih terlalu dini. Untuk dapat mencapai kesempurnaan perlu proses yang lama. Perlu pengalaman dan pemahaman mendalam perihal perilaku trading system yang digunakan dan perilaku pergerakan harga.

Untuk sementara waktu, fokus kepada bagaimana caranya agar tetap selamat dan jangan berpikir untuk menjadi sempurna terlebih dahulu.

Seperti kata kalimat bijak, "rejeki telah digariskan oleh Tuhan"

Kalau saat ini profit hanya 1 pip tidak ada masalah. Toh yang penting tidak sampai loss. Bila kemudian candle melaju terus sampai 50 pip, jangan pernah disesali.

Syukuri profit 1 pip tersebut. Itulah rejeki yang digariskan dari Tuhan untuk dinikmati oleh Pak Irfansyah. Jangan pernah serakah kemudian memaksakan diri dengan melakukan entry nekad mengejar candle. Keserakahan, cepat atau lambat akan membunuh account milik Pak Irfansyah.

Profit 1 pip tersebut adalah rejeki yang saat ini mampu diperoleh oleh Pak Irfansyah dikarenakan masih pemula. Lakukan hal ini terus menerus sehingga hafal bagaimana caranya mendapatkan profit 1 pip dan tidak mengalami loss.

Nah, bila hal ini sudah dapat dicapai, maka tingkatkan target menjadi profit 5 pip. Lakukan lagi terus menerus sampai hafal dan kemudian naikkan lagi targetnya. Nantinya lama kelamaan maka kesempurnaan akan diperoleh.

Hanya saja yang perlu diingat, kesempurnaan tidak akan pernah terjadi dalam trading. Bagaimanapun juga sesuatu yang didasarkan pada prediksi tidak akan pernah 100% akurat. Selalu saja akan terjadi salah dan loss. Hanya Tuhan yang mampu melakukan prediksi 100% akurat dan bukan saya atau Pak Irfansyah.

Oleh karenanya, jangan terlalu berharap dengan kesempurnaan. Tujuan melakukan trading bukan untuk memperoleh kesempurnaan, tetapi untuk memperoleh profit (meskipun tidak sempurna).

Contoh sederhana, candle bergerak naik turun dan Pak Irfansyah melakukan 5 kali entry. 3 kali entry hasilnya loss 60 pip (SL masing-masing 20), tetapi 2 kali entry selanjutnya mampu menghasilkan 100 pip. Sehingga bila dijumlahkan akan menghasilkan profit 40 pip.

Nah, terlihat bahwa trading yang dilakukan pada contoh diatas jauh dari sempurna. Loss 3 kali terjadi. Tetapi yang utama dalam trading bukanlah kesempurnaan, tetapi mampu menghasilkan profit.

Karena itu, bila melakukan exit terlalu dini dan setelahnya candle melaju kencang, jangan pernah sesali. Itulah rejeki yang diberikan oleh Tuhan untuk Pak Irfansyah.

Tidak ada seorang pun yang dapat memprediksi sangat akurat, saya pun tidak. Kadang kala exit terlalu dini atau entry terlalu cepat masih saja terjadi.

Fokus hanya pada 2 hal saja, bagaimana caranya profit dan bagaimana caranya loss minimal. Hanya 2 hal itu resep sakti agar dapat melakukan trading dengan baik dan bukan kesempurnaan.

Demikian Pak Irfansyah, semoga dapat mencerahkan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar